Welcome, visitor! [ Register | Login

About burung

  • Member Since: September 14, 2017

Description

Mengingat pola perawatan murai batu bakalan atau dewasa mana saja yang sangat menentukan potensi burung untuk kedepannya, sebenarnya tidaklah terlalu rumit untuk diterapkan. Sebab rawatan murai batu harian agar burung yang dikelompokkan pada keluarga atau suku Muscicapidae ini bisa cepat gacor, bisa dilakukan dengan cara mengatur setelan pakan yang berupa EF, rutin memaster menggunakan burung yang sudah gacor master, dan dengan perawatan yang mana diberikan seolah-olah hampir sama persisnya ketika ia sedang berada di alam bebas.

Segala Jenis Ekstra Fooding atau pakan tambahan memang bagus bagi tumbuh kembang burung, termasuk pada perkembangan kemampuan berkicau sekaligus segi kesehatannya. Adapun jenis EF yang banyak diberikan kepada murai batu antara lain jangkrik, kroto, orong-orong, belalang hijau, cacing tanah, ulat hongkong, ulat bambu / ulat bumbung, dan sebagainya. Namun perlu diketahui bahwa pemberian EF yang berlebihan justru dapat membuat burung jadi over birahi. Dan over birahi sendiri cenderung menyebabkan burung menjadi enggan untuk buka paruh. Oleh karena itu ada baiknya jika penyajian EF lebih diperhatikan.

Hobi memelihara Burung tentu memerlukan pengetahuan yang baik tentang bagaimana cara perawatan dan pelatihannya, agar suara kicauannya semakin berkwalitas dan mantab. Saat ini semakin banyak penggemar burung dan hobi memelihara burung dengan bermacam jenis. Merawat Burung Anis Merah beberapa tips yang bisa anda lakukan, agar burung tetap sehat, fit dan energik. Butuh ketelatenan dan kesabaran dalam pemeliharaan burung hingga mendapatkan hasil yang maksimal. Untuk melatih suara burung anda bisa menggunakan file mp3 atau download MP3 Burung Murai disini. Lengkap informasi perawatan bermacam jenis burung kesayangan anda.

Untuk EF yang harus lebih diperhatikan karena sangat berisiko adalah ulat hongkong. Dimana kalau diberikan secara berlebihan dan tidak sesuai dengan karakter burung, maka dampak buruknya yaitu bisa menyebabkan burung menjadi mudah terkena penyakit katarak yang menyerang bagian mata. Selain ulat hongkong, jenis EF lain yang juga dapat mendatangkan dampak kurang bagus ialah kroto. Memberikan kroto dengan jumlah yang berlebihan dipercaya bisa meningkatkan suhu panas pada tubuh burung. Panas tubuh yang berlangsung secara berkepanjangan, banyak diyakini bisa membuat burung jadi rentan over birahi dan mabung tidak tepat pada waktunya.

Sorry, no listings were found.

Facebook Friends